You're gone. (2)

Teruntuk satu-satunya pria yang aku cintai yg selalu aku harapkan sebagai kekasih hidupku, namun sayang hanya harapan yang sebatas harap. Aku mencintaimu. Entah berapa kali harus aku katakan. Aku melihatmu begitu sempurna sehingga aku mencintaimu. Kemudian, aku tersadar bahwa ternyata kamu memang tidak sesempurna itu dan aku masih, bahkan semakin mencintaimu. Tahun-tahun yang kita lewati adalah tahun terindah bagiku, namun kuyakin itu bagian tahun yang terburuk untukmu. Suatu malam, dibalik ceriaku disiang hari, aku lagi lagi sungguh menderita, aku sungguh kesakitan, aku sungguh terjatuh dalam kegelapan, tenggelam dalam rasa penyesalan meratapi takdir yang tidak berpihak bagi kita. Aku meminta maaf dengan sungguh dari lubuk hatiku terdalam. Aku meminta maaf atas ketidakdewasaanku, sehingga membuatmu menjauhiku. Menghindar dari ku. Dalam kegelapan, kamu berpaling dariku dengan membawa lilin itu, sehingga aku terpaksa pergi ke arah terang yang lain. Sampai bertemu di kehidupan lain, kehidupan dimana kita takkan pernah berhenti untuk saling menggegam satu sama lain. Love, -D

Komentar

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Sampai saatnya lilin dari pembawa lilin tersebut mati tertiup angin karena angin meniup dari dua arah

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

😇😇😇

Contoh Cause and Effect Essay: Long Life